[pgp_title]

Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?

Pembahasan kita sekarang ialah Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?. Reseller merupakan pihak yang membeli produk dari produsen / suplier dan menjual kembali produk tersebut. Jika Anda mau berbisnis tanpa modal besar, tanpa pusing mikir produk dan ingin punya pendapatan tambahan maka reseller adalah jawabannya.

Bagaimana Cara Jago Jualan  para Pelaku Usaha?

Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?

Namun untuk jadi seorang reseller yang sukses dan berhasil closing banyak Anda mesti memahami ilmunya. Pahami ke lima kunci ini biar Anda sebagai seorang reseller bakal bisa memperoleh penghasilan yang optimal. Perlu diingat kunci ini juga dapat dipakai oleh para penjual, pedagang, entrepreneur, pebisnis dst. Nah, mari langsung kita bahas satu-per-satu Kunci Reseller Jago Jualan.

1. Wajib Kuasai Produk yang Dijual

Poin pertama ini sangat penting buat para reseller. Orang yang memahami produk bakal lebih cepat dan lebih banyak closing dibanding dengan yang kagak paham produk yang dijual. Penguasaan ini melingkupi kelebihan dan keuntungan dari produk yang dijual.

Bakal lebih bagus lagi kalau Anda udah mencoba produknya lebih dahulu. Sehingga dapat menceritakan pengalaman Anda ke calon prospek. Mengapa ini penting? Sebab Anda akan menjumpai tipe-tipe pembeli yang akan bertanya “Anda sudah memakai produknya?”.

Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?

Saat ditanya seperti ini, pasti kita engga berkutik apabila belum pernah menggunakan produknya. Oleh karena itu langkah paling awal yakni Anda perlu pakai produknya lebih dulu sebelum menganjurkan ke orang lain.

Sederhananya begini, ketika udah menguasai produknya atau sudah mencoba sendiri, Anda dapat mendeskripsikan produk ke calon prospek jauh lebih cepat dan terkesan ahli. Dari sini si calon pembeli jauh lebih percaya. Di samping itu, reseller yang paham produk, maka jualannya lebih PEDE dibanding yang tak memahami atau bahkan ga mencoba produknya sendiri.

2. Wajib Tentukan Target Jualan Setiap Bulan

Topik ini jadi penting biar penjualan yang Anda kerjakan dapat berjalan terus-menerus. Bila engga mempunyai target yang jelas, pasti jualan engga akan niat, kurang semangat dan engga ada hal yang bisa diukur. Kagak akan ada pencapaian bila ga ada target. Lalu bagaimana caranya membuat target jualan?

Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?

Simpel, Anda mesti membuat target jualan harian, mingguan dan bulanan. Target yang udah dibikin ini wajib Anda jaga dan dibalut dengan komitmen yang mesti dijalani. Di samping itu, target ini harus ditulis di tempat yang gampang terlihat contohnya di whiteboard, dinding, buku, dst. Tujuannya supaya kita teringat dengan target yang baru kita capai. Biar lebih bersemangat lagi, buatlah apresiasi buat diri Anda sendiri. Semacam hadiah bila target yang Anda buat sudah tercapai.

3. Pelajari Media Sosial buat Jualan

Poin berikutnya yakni seputar pentingnya memakai sosmed buat berjualan. Era internet terutama boomingnya medsos menjadi kunci sukses banyak reseller waktu berjualan. Mengapa dapat begitu?

Karena sosmed merupakan tools yang mempermudah seorang reseller atau pebisnis menjumpai banyak orang untuk mengenalkan produk yang dijual. Keunggulan dari jejaring sosial ini yaitu Anda tak kudu mengeluarkan uang banyak untuk dapat berjualan. Bahkan cuma modal pulsa internet kita bisa langsung jualan. Sebab jejaring sosial ialah media yang amat ampuh bila kita mengetahui cara kerjanya.

Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?

Pemahaman penting dalam medsos yaitu seputar membangun kolam. Kolam ini yaitu sekumpulan fans atau follower Anda. Fans atau follower ini pada dasarnya adalah calon pembeli Anda. Supaya calon pembeli makin banyak maka yang perlu Anda laksanakan yakni memperbesar kolamnya. Mengapa ini penting?

Begini sederhananya, lebih gampang mancing ikan di laut atau di kolam sendiri? Pasti lebih mudah mancing ikan di kolam sendiri? Kenapa? Sebab ikannya udah berkumpul dan tinggal kita panen. Beberapa media atau messaging service yang dapat dipakai buat memperbesar kolam seperti Facebook, Instagram, BBM, WA, Telegram dsb.

Bagaimana biar ikan (follower) kian banyak dan kolam kian besar? Kunci suksesnya yaitu kita mesti sharing sesuatu yang disukai ikan terlebih dahulu. Sehingga ikan-ikan datang berkumpul. Contoh, bila jualan baju anak, kita harus rutin sharing mengenai tips merawat anak atau tips parenting dll. Jadi ikan (calon pembeli) bakal join ke kolam kita.

Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?

4. Pakai Copywriting untuk Jualan

Copywriting yakni segala bentuk tulisan di media apapun yang bertujuan untuk mempromosikan produk kita agar omzet melesat. Berikut beberapa tujuan copywriting?

  • Membuat penawaran lebih menarik
  • Meyakinkan calon pembeli
  • Mengubah calon pembeli jadi pembeli
  • Menaikan omset
  • dan banyak lagi

Anda dapat membuat Copywriting untuk:

  • Status BBM,
  • Status WhatsApp,
  • Avatar,
  • BC Copy,
  • Email,
  • Social Media all channel,
  • Poster Iklan,
  • Beragam media offline
  • dsb.

Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?

Penting diingat dan dimengerti bahwa 3 detik pertama amat menentukan. Artinya kita perlu buat judul promo semenarik mungkin malahan bikin penasaran. Beberapa eksekusi copywriting nantinya ada di headline / judul promo, storytelling, body copy, call to action, gimmick, benefit dst.

Perbedaan judul / headline dengan copywriting dan tanpa copywriting, seperti ini:

Tanpa copywriting:

  • Joinlah di Peluang Bisnis Laundry
  • Ikuti training teknik berjualan

Dengan copywriting:

  • Terungkap Rahasia Income Milyaran dari Bisnis Laundry
  • Ikuti Training Bongkar Cara Praktis Jualan Laris

Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?

5. Kuasai Teknik Closing

Apa itu teknik closing? Teknik ini yakni cara meyakinkan calon pembeli. Teknik ini amat penting sebab tanpa ini penjualan kita engga bakal besar. Teknik ini pun berperan mengubah calon pembeli jadi pembeli. Goal dari teknik closing ini yakni agar timbulnya transaksi (closing) dan menghasilkan cash.
Beberapa teknik yang bisa dilaksanakan buat teknik closing antara lain seperti:

  • Memberikan bukti,
  • Gratis bonus,
  • Diskon,
  • Limited offer (penawaran terbatas),
  • Garansi (ada jaminan),
  • Voucher,
  • Memberikan testimoni,
  • Cross Selling / Up Selling,
  • Cash Back,
  • Fakta (meyakinkan) atau Trial (agar mencoba).

Teknik di atas bertujuan buat mengubah calon pembeli jadi pembeli. Serta mendorong calon pembeli untuk tak menunda pembelian yang ujung-ujungnya malah tidak jadi beli.

Coba lihat salah satu teknik di atas, misalnya saja teknik limited offer atau penawaran terbatas. Teknik ini bisa diterapkan dengan cara memberikan informasi bahwa promo hanya dibatasi buat 100 tercepat atau cuma selama seminggu. Nah, tujuan dari teknik ini yaitu buat mempercepat closing dari si calon pembeli sehingga calon pembeli engga menunda pembeliannya.

Sekian informasi tentang Bagaimana Cara Jago Jualan para Pelaku Usaha?, semoga artikel kali ini mencerahkan kalian. Mohon post ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *