[pgp_title]

Para Pebisnis agar Jago Jualan

Topik kita sekarang yakni Para Pebisnis agar Jago Jualan. Reseller adalah pihak yang membeli produk dari produsen / suplier dan menjual kembali produk tersebut. Kalau Anda mau berbisnis tanpa modal besar, tanpa pusing mikir produk dan mau punya pendapatan tambahan maka reseller yakni jawabannya.

Para Pebisnis agar Jago Jualan

Para Pebisnis agar Jago Jualan

Namun buat jadi seorang reseller yang sukses dan berhasil closing banyak Anda wajib menguasai ilmunya. Pahami ke lima kunci ini agar Anda sebagai seorang reseller bakal bisa mendapatkan pendapatan yang optimal. Perlu diingat kunci ini pun bisa dipakai oleh para penjual, pedagang, entrepreneur, pebisnis dst. Nah, mari langsung kita bahas satu-per-satu Kunci Reseller Jago Jualan.

1. Harus Kuasai Produk yang Dijual

Poin pertama ini amat penting untuk seorang reseller. Orang yang mengerti produk akan lebih cepat dan lebih banyak closing dibanding dengan yang tak mengerti produk yang Anda jual. Penguasaan ini meliputi kelebihan dan keuntungan dari produk yang dijual.

Bakal lebih bagus lagi kalau Anda telah mencoba produknya lebih dulu. Sehingga dapat menceritakan pengalaman Anda ke calon prospek. Mengapa ini penting? Karena Anda akan menjumpai tipe-tipe pembeli yang akan bertanya “Anda sudah menggunakan produknya?”.

Para Pebisnis agar Jago Jualan

Ketika ditanya seperti ini, pasti kita gak berkutik jika belum pernah menggunakan produknya. Oleh sebab itu langkah paling awal adalah Anda perlu pakai produknya terlebih dahulu sebelum menganjurkan ke orang lain.

Sederhananya begini, waktu udah mengerti produknya atau telah mencoba sendiri, Anda bisa menjelaskan produk ke calon prospek jauh lebih cepat dan terkesan ahli. Dari sini si calon pembeli jauh lebih percaya. Selain itu, seorang reseller yang paham produk, maka jualannya lebih PEDE dibanding yang kagak memahami atau bahkan tak mencoba produknya sendiri.

2. Harus Tentukan Target Jualan Setiap Bulan

Topik ini menjadi penting agar penjualan yang Anda kerjakan dapat berjalan terus-menerus. Jika enggak punya target yang jelas, pasti jualan ga akan niat, kurang semangat dan gak ada hal yang dapat diukur. Enggak akan ada pencapaian apabila tidak ada target. Lalu gimana caranya membuat target jualan?

Para Pebisnis agar Jago Jualan

Sederhana, Anda kudu bikin target jualan harian, mingguan dan bulanan. Target yang udah dibikin ini wajib Anda jaga dan dibalut dengan komitmen yang harus dijalani. Di samping itu, target ini harus ditulis di tempat yang mudah terlihat seperti di whiteboard, dinding, buku, dll. Tujuannya agar kita teringat dengan target yang baru kita capai. Agar lebih bersemangat lagi, buatlah apresiasi untuk diri Anda sendiri. Semacam hadiah jika target yang Anda buat sudah tercapai.

3. Pelajari Media Sosial buat Jualan

Poin selanjutnya yakni seputar pentingnya memakai sosial media buat berjualan. Era internet terutama boomingnya sosial media jadi kunci sukses banyak reseller saat berjualan. Kenapa bisa begitu?

Karena media sosial ialah tools yang meringankan para reseller atau pedagang menjumpai banyak orang buat mengenalkan produk yang dijual. Kelebihan dari medsos ini yakni Anda ga mesti mengeluarkan uang banyak untuk dapat berjualan. Bahkan cuma modal pulsa internet kita dapat langsung jualan. Karena media sosial yaitu media yang sangat ampuh kalau kita memahami cara kerjanya.

Para Pebisnis agar Jago Jualan

Pemahaman penting dalam media sosial yakni tentang membangun kolam. Kolam ini adalah sekumpulan fans atau follower Anda. Fans atau follower ini pada dasarnya yakni calon pembeli Anda. Biar calon pembeli kian banyak maka yang mesti Anda laksanakan yakni memperbesar kolamnya. Mengapa ini penting?

Begini sederhananya, lebih mudah mancing ikan di laut atau di kolam sendiri? Pasti lebih mudah mancing ikan di kolam sendiri? Kenapa? Karena ikannya sudah berkumpul dan tinggal kita panen. Beberapa media atau messaging service yang dapat dipakai untuk memperbesar kolam seperti Facebook, Instagram, BBM, WA, Telegram dsb.

Bagaimana biar ikan (follower) makin banyak dan kolam semakin besar? Kunci suksesnya yaitu kita kudu sharing sesuatu yang disukai ikan terlebih dahulu. Sehingga ikan-ikan datang berkumpul. Contoh, apabila jualan baju anak, kita perlu rutin sharing tentang tips merawat anak atau tips parenting dls. Jadi ikan (calon pembeli) akan join ke kolam kita.

Para Pebisnis agar Jago Jualan

4. Gunakan Copywriting buat Jualan

Copywriting yakni segala bentuk tulisan di media apapun yang bertujuan buat mempromosikan produk Anda agar omset melesat. Berikut beberapa tujuan copywriting?

  • Membuat penawaran lebih menarik
  • Meyakinkan calon pembeli
  • Mengubah calon pembeli jadi pembeli
  • Meningkatkan omzet
  • dan banyak lagi

Anda dapat membikin Copywriting untuk:

  • Status BBM,
  • Status WhatsApp,
  • Avatar,
  • BC Copy,
  • Email,
  • Social Media all channel,
  • Poster Iklan,
  • Pelbagai media offline
  • dan lain-lain.

Para Pebisnis agar Jago Jualan

Penting diingat dan dipahami bahwa tiga detik pertama sangat menentukan. Artinya kita mesti bikin judul promo semenarik mungkin malahan membuat penasaran. Beberapa eksekusi copywriting nantinya ada di headline / judul promo, storytelling, body copy, call to action, gimmick, benefit dst.

Perbedaan judul / headline dengan copywriting dan tanpa copywriting, seperti ini:

Tanpa copywriting:

  • Joinlah di Peluang Bisnis Laundry
  • Ikuti training teknik berjualan

Dengan copywriting:

  • Terungkap Rahasia Income Milyaran dari Bisnis Laundry
  • Ikuti Training Bongkar Cara Praktis Jualan Laris

Para Pebisnis agar Jago Jualan

5. Kuasai Teknik Closing

Apa itu teknik closing? Teknik ini ialah cara meyakinkan calon pembeli. Teknik ini amat penting karena tanpa ini penjualan kita gak bakal besar. Teknik ini pun berperan mengubah calon pembeli menjadi pembeli. Goal dari teknik closing ini adalah biar terjadinya transaksi (closing) dan menghasilkan cash.
Beberapa teknik yang dapat dilaksanakan untuk teknik closing di antaranya seperti:

  • Memberikan bukti,
  • Gratis bonus,
  • Diskon,
  • Limited offer (penawaran terbatas),
  • Garansi (ada jaminan),
  • Voucher,
  • Memberikan testimoni,
  • Cross Selling / Up Selling,
  • Cash Back,
  • Fakta (meyakinkan) atau Trial (agar mencoba).

Teknik di atas bertujuan untuk mengubah calon pembeli menjadi pembeli. Serta mendorong calon pembeli buat gak menunda pembelian yang ujung-ujungnya malah engga jadi beli.

Coba lihat salah satu teknik di atas, misalnya saja teknik limited offer atau penawaran terbatas. Teknik ini bisa diterapkan dengan cara memberikan informasi bahwa promo hanya dibatasi untuk 100 tercepat atau cuma selama seminggu. Nah, tujuan dari teknik ini ialah buat mempercepat closing dari si calon pembeli sehingga calon pembeli kagak menunda pembeliannya.

Sekian informasi tentang Para Pebisnis agar Jago Jualan, kami harap post kali ini berguna untuk kawan-kawan semua. Kami berharap postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *