Breaking
Home » Branding » The Power of Branding » Perbedaan Pola Pikir Orang Kaya dengan Orang Miskin

Perbedaan Pola Pikir Orang Kaya dengan Orang Miskin

Apa sih bedanya pola pikir orang kaya dan orang miskin? Seorang pengusaha media raksasa di Amerika Serikat (USA), Steve Forbes pernah mengatakan bahwa sumber kekayaan dan modal terbesar manusia ialah

  • pikiran,
  • semangat,
  • imajinasi, dan
  • keyakinannya untuk masa depan.

Perbedaan Pola Pikir

Perbedaan Pola Pikir Orang Kaya dan Orang Miskin

Tiap orang tentu punya hal-hal seperti di atas. Tak ada batasan bahwa keempat hal di atas hanya dimonopoli oleh orang-orang sukses. Dengan kemampuan mengeluarkan hal-hal tersebut dari dalam dirinya, tiap orang punya kesempatan yang sama untuk mengubah masa depannya. Tak terkecuali semua orang bisa baik si kaya dan si miskin

Definisi kaya dan miskin seperti dua wajah mata uang yang berbeda namun saling mengisi. Tidak akan ada orang kaya tanpa kehadiran orang miskin. Lantas apa perbedaan pola pikir keduanya?

a. Cara Mengubah Hidup

Orang kaya berpikir seberapa keras usaha mereka buat mengubah hidup. Mereka berpikir bahwa segalanya mesti diperjuangkan dengan keras dan ulet. Semangat tersebut disandingkan dengan rasa tanggungjawab yang besar untuk terus

  • memperbaiki diri,
  • menambah ilmu, dan
  • meningkatkan pengetahuan.

Sementara orang miskin sering menerima apa yang sudah diguratkan pada kehidupannya. Mereka kurang keras mendorong diri buat memperbaiki kehidupan mereka sendiri. Orang miskin juga sering menyalahkan kesulitan hidup mereka. Di mana hal ini pada dasarnya akan menjatuhkan semangat perubahan yang seharusnya diperjuangkan tanpa menyerah.

b. Menabung

Steve siebold mengatakan bahwa orang miskin berpikir untuk menabung agar hartanya melimpah, tetapi terus merasakan kekurangan. Steve Siebold adalah seorang penulis buku motivasi ‘how rich people think’. Siebold pun berpendapat bahwa hal tersebut bukanlah cara untuk bikin diri Anda kaya. Dan ini benar bahwa tiap orang kaya tentunya seorang penabung ulung. Namun pola pikir mereka ialah bagaimana cara meningkatkan pendapatan supaya jumlah tabungan bisa bertambah lebih banyak.

c. Keberanian Ambil Resiko

Agar jadi orang kaya, Anda mesti berani menanggung atau mengambil resiko, termasuk resiko kegagalan dalam usaha. Di sisi lain, Anda juga tak boleh mudah terlena dengan kesuksesan kecil yang bisa dicapai. Orang kaya selalu fokus buat menciptakan peluang dan membesarkan bisnisnya.

Oleh karena itu, banyak orang kaya yang berwirausaha supaya jadi kaya. Sementara orang miskin menganggap berwirausaha merupakan usaha yang sangat beresiko. Hal ini biasanya diakibatkan karena sikap mereka yang cenderung mencari sekadar rasa aman, terutama dalam hal keuangan / finansial.

d. Keberanian Bermimpi

Anda pasti sudah tak asing lagi dengan kalimat “beranilah untuk bermimpi besar”. Pada dasarnya tiap manusia punya hasrat untuk terus berubah dan berkembang jadi pribadi yang lebih baik. Itulah kenapa mereka terus menciptakan peluang dan inovasi. Itulah keberanian yang biasa ditemukan pada orang kaya.

Sedangkan orang miskin cenderung menerima keadaan dan punya pola pikir bahwa berpikir besar hanyalah mimpi di siang bolong belaka. Mereka cenderung malas, bahkan merasa nyaman atas segala kesusahan hidup sehari-hari yang dihadapinya. Lebih parahnya, orang miskin sering menyimpan prasangka negatif atas semangat dan ketekunan orang kaya sebagai keserakahan.

e. Cara Menilai Uang

Cara menilai uang antara orang kaya dan orang miskin menentukan juga perubahan yang akan dihadapi mereka di masa datang. Siebold kembali menyatakan bahwa orang miskin sangat perhitungan dalam memakai uangnya. Sementara orang-orang kaya terkenal dan ternama banyak yang menyatakan bahwa mereka tak khawatir akan kehilangan uang. Apa sebab mereka berani berpikir seperti itu?

Pada dasarnya orang kaya memakai uang yang dipunyainya untuk melipatgandakan income mereka di masa mendatang. Bila dianalogikan, orang kaya senang untuk melakukan investasi di berbagai bidang tanpa memikirkan risikonya terlalu dalam. Maka, orang kaya selalu melihat uang dengan logika mereka, sedangkan orang miskin melihatnya dengan cara emosional.

Demikian informasi terkait dengan perbedaan pola pikir orang kaya dan orang miskin, semoga post kali ini berguna buat Anda. Kami berharap post perbedaan mindset ini kalian viralkan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Memulai Branding Jadi Pengusaha

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Produk Synergy WorldWide

Produk Synergy Worldwide yang Sudah Terbukti Khasiatnya

Synergy WorldWide (SW) didedikasikan untuk menyediakan berbagai produk dengan kualitas terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup ...