Breaking
Home » Studi Kelayakan Bisnis » Perkembangan Bisnis Islam di Zaman Modern

Perkembangan Bisnis Islam di Zaman Modern

Sekarang kami akan jelaskan perihal perkembangan bisnis Islam di zaman modern. Agama Islam sangatlah menganjurkan setiap umatnya untuk selalu bekerja. Tak ada satu kata pun yang menyebut bahwa orang Islam yang beriman itu dianjurkan untuk jadi pengangguran. Sebab hal itu adalah perilaku syaitan.

Perkembangan Bisnis Islam

Pengertian Bisnis Islam

Begitulah pentingya perilaku menjunjung tinggi etos kerja supaya manusia selalu bekerja, bekerja, bekerja dan bekerja. Rasululllah Muhammad SAW bersabda di dalam suatu hadis. Yang artinya bahwa bekerja mencari rejeki yang halal adalah kewajiban, sesudah kewajiban ibadah. (HR. Ath Thabrani dan Baihaqi).

Hadis ini lalu diperkuat dengan firman Allah dalam surah al­A’raff ayat 10, yang artinya:

“Dan sungguh, Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupan untukmu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.”

Dari ayat al-Qur’an di atas sudah sangat jelas dan gamblang. Di mana manusia diminta untuk bekerja mencari sumber penghidupan yang telah disediakan oleh Allah Swt. Al-Quran di atas lalu dipertegas dalam hadis supaya dalam mencari sumber rejeki haruslah dengan jalan yang halal sebab mencari rezeki halal merupakan wajib hukumnya.

Dari sini, dapat disimpulkan bahwa pengertian / definisi bisnis Islam (syariah) yaitu semua bentuk bisnis yang dibatasi oleh bagaimana cara memperolehnya. Dan juga memberdayakan harta supaya selalu halal dan menolak hal­hal yang bersifat haram.

Yusanto dan Wijayakusuma (2012) mendefisinikan bisnis islam lebih khusus. Yakni aktivitas bisnis – ekonomi dengan berbagai bentuk tanpa ada batasan dalam hal kepemilikan harta baik barang ataupun jasa. Tapi dibatasi dalam hal bagaimana cara mendapatkan dan pendayagunaan harta tersebut karena aturan haram dan halal menurut Islam.

Demikian bedanya bisnis dalam perspektif Islam dan bisnis umum yang dapat dijadikan acuan dalam membuat makalah ekonomi bisnis Islam lengkap. Semoga dapat memberikan manfaat yang nyata, sebelum benar­benar mengaplikasikan konsep bisnis syariah dalam kehidupan sehari­hari.

Bisnis Syariah / Islami

Pengertian bisnis islam yaitu suatu bisnis yang dihalalkan bahkan sangat dianjurkan dalam syariat islam. Bisnis bahkan dilakukan oleh Nabi dan para Sahabat di zaman dulu. Sangat banyak sekali sahabat­sahabat Nabi yang merupakan seorang pembisnis. Dan dari hartanya tersebut bisa memberikan manfaat yang teramat besar bagi perkembangan agama islam.

Islam membolehkan berbisnis asalkan bukan hal-hal yang mengarah pada riba, judi / gharar, penyediaan produk atau layanan yang mengandung berbagai barang haram. Untuk itu dibalik bisnis syariah / islam yang dihalalkan tapi tentu saja ada etika dan manfaat yang bisa didapat. Berikut penjelasan tentang Etika dan Manfaat dari Bisnis menurut Islam.

Islam juga mengharapkan agar bisnis yang dilakukan oleh seorang muslim tidak hanya punya keuntungan untuk diri sendiri. Melainkan juga dapat memberikan manfaat pada orang banyak. Hal ini sesuai dengan prinsip-prinsip islam termasuk dalam bisnis yaitu rahmatan lil alamin.

Pada beberapa dekade terakhir ini, dunia internasional dengan kekuatan media sudah memproyeksikan islam dengan citra negatif. Dengan didasari oleh kesalahpahaman yang serius tentang Islam. Islam dipandang secara homogen yang mana media sudah membangun stereotif negatif sebagai agama yang ekstrim.

Situasi ini belum didukung oleh literatur yang mencukupi untuk membahas mengenai islam dengan baik. Literature yang bisa membantu dalam mengembangkan pandangan yang lebih seimbang mengenai apa prinsip­prinsip Islam yang patut untuk diperjuangkan. Kekurangan literatur ini terutama dalam hal bisnis. Yang bisa membuahkan kesimpulan bahwa Islam punya sedikit kontribusi dalam pembangunan teori ekonomi dan bisnis.

Model Ekonomi Islam Pertama

Model pertama dan paling komprehensif dalam ekonomi Islam di zaman modern diterbitkan di awal tahun 1990 oleh Dr M. Umer Chapra. Dengan hipotesis yang menyatakan bahwa model ekonomi seperti kapitalisme, marxisme, sosialisme dan negara kesejahteraan sudah gagal  :

  • menyediakan lapangan kerja,
  • menghapus kemiskinan,
  • memenuhi kebutuhan, dan
  • meminimalkan kesenjangan distribusi pendapatan.

Pasar dan model perencanaan pusat sudah lemah dalam :

  • memberikan kesejahteraan secara menyeluruh,
  • problem disintegrasi keluarga,
  • konflik dan ketegangan,
  • kejahatan,
  • alkoholisme,
  • kecanduan obat, serta
  • penyakit mental sudah mengindikasikan kurangnya kebahagiaan dan kepuasan dalam kehidupan individu.

Dr. Chapra menyatakan bahwa sistem baru harus dipertimbangkan. Di mana sistem tersebut bisa mengoptimalkan kesejahteraan manusia. Oleh karena itu dibentuklah model ekonomi Islam. Sistem ekonomi ini patut dicoba untuk menjadi sistem yang digunakan di dunia. Dikarenakan sistem ini punya potensi untuk memecahkan problematika ekonomi umum. Karena tujuan secara keseluruhan adalah mencapai kesejahteraan semua anggota masyarakat.

Perkembangan Bisnis Islam dan Ekonomi Syariah

Dalam sebuah wawancara on­line Dr. Chapra sangat kritis terhadap perkembangan teori ekonomi dan bisnis Islam. Ia mengklaim bahwa teori tersebut tidak seimbang. Beliau menyatakan bahwa sejauh ini, perhatian primer sudah dikerahkan untuk perkembangan keuangan Islam. Hal ini telah mengakibatkan kesan palsu bahwa keuangan bebas bunga hal yang paling penting dalam ekonomi Islam.

Karena sebagian besar pemerintah di berbagai negara Muslim belum yakin bahwa keuangan bebas bunga dapat diterapkan. Penekanan yang berlebihan pada hal ini sudah menciptakan resistensi di kalangan pemerintahan terhadap Ekonomi Islam. Mereka menganggap ekonomi islam hanya punya nilai yang kecil. Hal ini sangatlah disayangkan. Sebenarnya Islam adalah jalan hidup yang sempurna dan mampu memecahkan masalah tidak hanya negara­negara Muslim, tapi juga seluruh umat manusia.

Dalam wawancara yang sama Dr. Chapra menyatakan bahwa hal ini adalah tanggung jawab intelektual Islam. Yaitu untuk menunjukkan bagaimana ekonomi Islam dapat memecahkan masalah sosial ekonomi yang dihadapi umat manusia. Ini adalah kebutuhan besar. Sebab ada jelas kurangnya analisis teoritis dan empiris untuk menunjukkan bahwa strategi Islam bisa membantu memecahkan masalah ekonomi.

Khususnya dengan keadaan dunia islam saat ini, di mana ada :

  • penurunan nilai­nilai moral,
  • sistem keuangan eksploitatif,
  • pemerintah tidak sah,
  • pertuantanahan,
  • kurangnya pendidikan, dan
  • tidak adanya keadilan.

Demikian informasi mengenai perkembangan bisnis Islam di zaman modern, semoga post ini membantu teman-teman semua. Kami berharap post studi kelayakan bisnis ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi: Menjadi Pebisnis Sukses

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Produk Synergy WorldWide

Produk Synergy Worldwide yang Sudah Terbukti Khasiatnya

Synergy WorldWide (SW) didedikasikan untuk menyediakan berbagai produk dengan kualitas terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup ...