Cara Buat Fermentasi Jerami Kering untuk Ternak

0
cara buat fermentasi jerami kering

Jerami kering merupakan limbah pertanian yang melimpah, terutama saat panen raya. Namun, nilai nutrisi jerami yang rendah menjadi kendala utama dalam pemanfaatannya sebagai pakan ternak. Melalui proses fermentasi, kualitas jerami dapat ditingkatkan secara signifikan. Artikel ini akan membahas beberapa cara buat fermentasi jerami kering yang efektif untuk menghasilkan pakan ternak berkualitas tinggi.

Cara Buat Fermentasi Jerami Kering dengan Beragai Bahan

1. Cara Buat Fermentasi Jerami Kering dengan Probiotik dan Urea

Bahan yang Dibutuhkan:

  • 1 ton jerami padi kering
  • Probiotik 2,5 kg
  • Urea 2,5 kg
  • Air secukupnya

Tahapan Pembuatan:

  1. Siapkan tempat fermentasi di lokasi yang terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung. Jerami sebaiknya memiliki kadar air sekitar 60-65%.
  2. Tumpuk jerami dengan ketebalan sekitar 20 cm, kemudian taburi dengan probiotik dan urea secara merata. Tumpukan dapat dilakukan hingga mencapai ketinggian 1-2 meter.
  3. Setelah semua bahan tercampur rata, tutup dengan plastik rapat-rapat dan diamkan selama 14-21 hari agar proses fermentatif berlangsung sempurna.
  4. Setelah proses fermentasi selesai, jerami diangin-anginkan hingga cukup kering sebelum disimpan di tempat terlindung. Jerami fermentasi yang baik ditandai dengan aroma agak harum, warna kuning kecoklatan, tekstur lemas, serta tidak busuk atau berjamur.

 

2. Cara Buat Fermentasi Jerami Kering dengan Molase (Tetes Tebu)

Bahan yang Diperlukan:

  • 1 ton jerami kering
  • Molase 6 kg
  • Suplemen organik cair 10 liter
  • Air secukupnya

Proses Pembuatan:

  1. Cacah jerami menggunakan golok atau alat pencacah hingga berukuran 2-5 cm. Tahap ini penting agar proses fermentasi berjalan lebih cepat dan merata. Pastikan jerami sudah layu dengan pengurangan air sekitar 60%.
  2. Siapkan tempat fermentasi menggunakan terpal, plastik besar, atau drum silo. Masukkan jerami yang sudah dicacah dan tumpuk setebal 20-30 cm.
  3. Campurkan molase dengan air dalam perbandingan 1:10, kemudian siramkan secara merata ke seluruh permukaan jerami.
  4. Tambahkan suplemen organik cair yang sudah dilarutkan dengan air. Tutup rapat tempat fermentasi dan diamkan selama 15-20 hari.
  5. Sebelum diberikan kepada ternak, angin-anginkan terlebih dahulu selama 15-20 menit.

 

3. Cara Buat Fermentasi Jerami Kering dengan Bolus (Sijebol)

Bahan yang Dibutuhkan:

  • 10 kg jerami kering yang sudah dicacah 5-10 cm
  • 1,5 kg bolus (isi rumen)

Langkah Pembuatan:

  1. Campurkan jerami yang sudah dipotong dengan bolus secara merata.
  2. Masukkan campuran dalam kantong plastik dan ikat rapat-rapat. Bisa juga menggunakan tong atau silo lalu tutup rapat.
  3. Diamkan selama beberapa minggu hingga proses fermentasi selesai.
  4. Sijebol dapat diberikan sebanyak 30% dari jumlah pakan harian per ekor ternak.

 

Tips Membuat Fermentasi Jerami Kering yang Berkualitas

Agar hasil fermentasi optimal, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Gunakan jerami yang masih segar atau baru dipanen untuk hasil terbaik
  2. Pastikan pencampuran bahan fermentasi merata di seluruh bagian jerami
  3. Tempat fermentasi harus tertutup rapat untuk menciptakan kondisi anaerob
  4. Simpan di lokasi yang terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung
  5. Perhatikan tekstur dan aroma hasil fermentasi sebelum diberikan kepada ternak

 

Pemberian Pakan Fermentasi pada Ternak

Jerami padi yang difermentasi dapat diberikan sebagai pakan berserat utama untuk ternak sapi sebanyak 6-8 kg per ekor per hari. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap, berikan pakan konsentrat sebanyak 1% dari berat badan ternak. Sediakan juga air minum yang cukup untuk memperlancar metabolisme.

 

Kesimpulan

Cara buat fermentasi jerami kering dapat dilakukan dengan berbagai metode sesuai ketersediaan bahan dan kebutuhan. Metode menggunakan probiotik dan urea cocok untuk skala besar, sementara metode molase lebih praktis dan cepat. Untuk peternak yang memiliki akses ke rumah potong hewan, metode bolus bisa menjadi alternatif yang ekonomis.

Ketiga metode tersebut terbukti efektif meningkatkan kualitas jerami sebagai pakan ternak. Kunci keberhasilan terletak pada kehigienisan proses, ketepatan komposisi bahan, dan pengelolaan fermentasi yang baik. Dengan menerapkan cara buat fermentasi jerami kering yang tepat, peternak dapat memiliki cadangan pakan berkualitas sepanjang tahun, terutama saat musim kemarau ketika hijauan segar sulit diperoleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *